Alumni

ALUMNI

Program Studi Teknik Elektro S1

Alumni Program Studi Teknik Elektro Universitas Widyatama adalah profesional sukses yang telah membuktikan kompetensi dan keunggulan mereka di berbagai sektor industri, khususnya di bidang ketenagalistrikan, otomasi industri, manufaktur, energi, dan teknologi. Mereka siap berkarier sebagai Junior Electrical Engineer, Junior Design Control System, Consultant Engineer, Junior Automation Engineer dan Electro-Technopreneur.
Sebagian alumni juga berkiprah sebagai praktisi di perusahaan nasional maupun multinasional dan sebagai Electro-Technopreneur.

Alumni Teknik Elektro dikenal memiliki keterampilan teknis yang kuat dalam analisis sistem tenaga listrik, perancangan instalasi dan proteksi, pengembangan sistem otomasi berbasis PLC/SCADA, serta integrasi teknologi informasi dalam sistem kelistrikan modern. Mereka juga memiliki kemampuan problem solving yang tajam, berpikir sistematis, serta adaptif terhadap perkembangan teknologi seperti smart grid, energi terbarukan, Internet of Things (IoT), dan industri 4.0.

Mirza Habibulloh Yusuf

Mirza Habibulloh adalah seorang profesional di bidang Industrial Control System yang dikenal sebagai DCS Specialist dan salah satu Control Engineer di Pertamina Internasional EP. Dalam perannya, ia terlibat langsung dalam pengelolaan, pemeliharaan, pengembangan, serta optimalisasi sistem kendali pada fasilitas produksi migas yang beroperasi secara kompleks dan berisiko tinggi.

Dengan pengalaman yang luas di bidang Control Engineering, Mirza memiliki kompetensi mendalam dalam PLC Programming, konfigurasi dan troubleshooting Distributed Control System (DCS), integrasi Human Machine Interface (HMI), serta pengembangan sistem monitoring dan proteksi proses industri. Ia terbiasa menangani berbagai platform sistem kontrol untuk memastikan keandalan, keselamatan, dan efisiensi operasi produksi.

Sebagai seorang DCS Specialist, tanggung jawabnya mencakup perancangan logika kontrol, pengembangan control narrative, loop checking, commissioning sistem, hingga analisis gangguan (troubleshooting) pada sistem kendali terintegrasi. Ia juga berperan dalam memastikan sistem berjalan sesuai standar keselamatan industri migas, termasuk kepatuhan terhadap prosedur operasional dan standar internasional.

Selain kompetensi teknis, Mirza dikenal memiliki kemampuan analisis yang kuat, ketelitian tinggi dalam membaca diagram kontrol (P&ID, logic diagram, wiring diagram), serta kemampuan koordinasi lintas tim—baik dengan engineer proses, mekanikal, elektrikal, maupun tim operasi lapangan. Kombinasi antara keahlian teknis dan pengalaman lapangan menjadikannya profesional yang mampu mendukung stabilitas dan optimalisasi produksi energi secara berkelanjutan.

Fajar Maulana Fahrizal

Fajar Maulana merupakan alumni Program Studi Teknik Elektro Universitas Widyatama yang memiliki pengalaman profesional di bidang sistem tenaga listrik. Ia memulai karier di PT PLN (Persero) sebagai Teknisi Pemeliharaan Tanpa Padam (20kV), kemudian dipercaya menjadi Supervisor Teknik, hingga menjabat sebagai Manager Unit Kota Banjar. Dengan latar belakang akademik dan pengalaman teknis yang kuat, Fajar memiliki kompetensi dalam pemeliharaan jaringan distribusi, manajemen operasional, serta pengelolaan tim di sektor ketenagalistrikan.

Muhammad Ali Khoironi

Muhammad Ali adalah seorang profesional muda di bidang Junior Technician Pemeliharaan Kontrol dan Instrumen yang saat ini berkarier sebagai Junior Technician di PLN Indonesia Power. Dalam perannya, ia terlibat langsung dalam kegiatan pemeliharaan, pemeriksaan, serta perbaikan sistem kontrol dan instrumentasi pada unit pembangkit listrik.

Sebagai bagian dari tim pemeliharaan, Muhammad Ali memiliki tanggung jawab dalam memastikan seluruh peralatan kontrol dan instrumen—seperti sensor tekanan, temperatur, level, flow transmitter, control valve, hingga sistem proteksi—berfungsi secara optimal dan sesuai standar operasional. Ia juga terlibat dalam kegiatan preventive maintenance, corrective maintenance, dan predictive maintenance guna menjaga keandalan sistem pembangkit serta meminimalkan potensi gangguan operasi.

Dalam lingkup pekerjaan teknis, ia mendukung proses kalibrasi instrumen, pengecekan sinyal input-output (I/O), troubleshooting sistem kontrol berbasis PLC maupun DCS, serta membaca dan memahami dokumen teknis seperti P&ID, wiring diagram, dan logic diagram. Kemampuannya dalam memahami sistem kendali industri membantu memastikan proses pembangkitan listrik berjalan stabil, aman, dan efisien.

Sebagai profesional muda, Muhammad Ali juga terus mengembangkan kompetensi di bidang sistem kontrol industri, keselamatan dan kesehatan kerja (K3), serta standar operasional pembangkit listrik. Ia dikenal sebagai pribadi yang teliti, disiplin, serta memiliki semangat belajar tinggi dalam menghadapi perkembangan teknologi otomasi dan instrumentasi modern.